Total Tayangan Halaman

Rabu, 29 Agustus 2018

Bilangan

Bilangan merupakan nama dari simbol angka.
Angka merupakan simbol dari bilangan.
Sebagai contoh :






1. Bilangan Bulat
Bilangan Bulat yaitu bilangan yang bernilai bulat atau dapat dikatakan bilangan yang nilainya tidak kurang dan lebih.
Bilangan bulat terdiri atas bilangan negatif, nol, dan genap.

Senin, 08 September 2014

Sabtu, 07 Januari 2012

Insertion sort

insertion sort descending merupakan program pengurutan dengan cara membandingkan data pertama dan setelahnya agar data terurut dari yang terbesar ke yang kecil.

misalkan diberikan data sebagai berikut
3 5 7 2
maka 3 dan 5 akan dibandingkan kemudian datanya menjadi
5 3 7 2
lalu akan dibandingkan lagi 3 dan 7 
5 7 3 2 dan seterusnya,


berikut contoh program ,, selamat mencoba.

#include <iostream>
using namespace std;

void StraightInsertSort();
int Data[10], Max;
int main()
{
    cout<<"************************************************\n\n";
    cout<<"\tPROGRAM STRAIGHT INSERTION SORT\n\n";
    cout<<"************************************************\n\n";
    cout<<"Masukkan banyak data : ";
    cin>>Max;
    for (int a=0; a<Max; a++)
    {
        cout<<"masukkan data ke-"<<a<<" : "; cin>>Data[a];
    }
    StraightInsertSort();
    cout<<"\nsetelah diurutkan, data menjadi : \n";
    for (int b=0; b<Max; b++)
    {
        cout<<Data[b]<<"\t";
    }
    cout<<"\n\n";
    system ("pause");
    return 0;
}

void StraightInsertSort()
{
     int i, j, x, cek;
     for(i=1; i<Max; i++)
     {
         x = Data[i]; j = i - 1; cek=1;
         while ( x < Data[j] && cek==1)
         {
               Data[j+1] = Data[j]; j--;
               if (j<0)
               { cek=0; }
         }
         Data[j+1] = x;
     }}


Output Program

Sabtu, 31 Desember 2011

Deret Fibbonaci

Deret Fibonacci ditemukan oleh Leonardi Pisano atau lebih dikenal dengan sebutan Leonardo Fibonacci (diturunkan dari Filius Bonaccio atau anak dari Bonaccio, sebutan bagi ayahnya yang bernama asli Guglielmo), pada abad 12 di Italia. Pada dasarnya deret fibonacci merupakan barisan bilangan sederhana dimulai dari 0 dan 1 dan suku berikutnya merupakan jumlah dua bilangan sebelumnya. Deret fibonacci bersifat rekursifkarena menggunakan suku dalam deret tersebut untuk menghitung suku setelahnya. Dengan pengertian tersebut, maka suku-suku pada deret fibonacci adalah:
0 1 1 2 3 5 8 13 21 34 55 89 144 dan seterusnya
Deret fibonacci suku ke-n dapat kita cari dengan menggunakan bahasa pemograman menggunakan fungsi X= Xn-1 + Xn-2 
Berikut ini merupakan source code c++ menggunakan aplikasi Dev C++, jika menggunakan yang ain seperti code blocks atau yang lainnya coba untuk hilangkan kode system("pause");
system("pause"); sendiri berguna agar output program dapat diamati, ini mungkin hanya digunakan pada Dev c++. pada program di bawah ini looping do~while digunakan dengan tujuan agar program ini dapat diulang kembali sesuai keinginan user. jika hal tersebut tidak diperlukan, kode looping lain yang dapat digunakan adalah looping for

#include<iostream>
using namespace std;

int main()
{
    cout<<"Menghitung n Suku Angka Fibbonaci : 1 1 2 3 5 . . .\n";
    char pilih;
    do
    {
        int x,p=1,q=1,r;
        cout<<"\nMasukkan suku ke n : ";cin>>x;
        for(int i=1;i<=x;i++)
            {
                 if(i==x)
                 cout<<"suku ke-"<<i<<" : "<<p<<endl;
                 else
                 r=p+q;
                 p=q;
                 q=r;
            }
            do
            {
            cout<<"\ningin mencoba lagi? (y/n) : ";cin>>pilih;
                if (pilih!='y' && pilih!='n')
                {
                   cout<<"\nPilihan Anda Salah, Masukkan \ny: yes atau;\nn:no\n";              
                }
            }while(pilih!='y' && pilih!='n');
            if (pilih=='n')
            {
                 cout<<"Apakah Anda Yakin? (y/n) : ";cin>>pilih;
                 if (pilih=='n')
                    pilih='y';
                 else
                    break;
            }
    }while(pilih=='y'); 
    system("pause");
}


Quick Sort Rekursif

#include <iostream>
using namespace std;
int Data[50],MAX;
void QuickSortRekursif(int L, int R);
void Tukar (int *a, int *b);

int main()
{
    int i;
    cout<<"\n\tMASUKKAN JUMLAH DATA : ";cin>>MAX;
    cout<<"\n\tMASUKKAN DATA SEBELUM TERURUT\n\n";
    for(i=0; i<MAX; i++)
    {
        cout<<"\t\t>>  ";cin>>Data[i];
    }
    int L=0,R;
    R=MAX-1;
    QuickSortRekursif(L,R);
    cout<<"\n\tDATA SETELAH TERURUT\n\n\t\t";
    for(i=0; i<MAX; i++)
    {
        cout<<" "<< Data[i];
    }
    cout<<endl<<endl;
    system("pause");
}
void Tukar (int *a, int *b)
{
    int temp;
    temp = *a;
    *a = *b;
    *b = temp;
}

void QuickSortRekursif(int L, int R)
{
     int i, j, x;
     x = Data[(L+R)/2];
     i = L;
     j = R;
     while (i <= j)
     {
           while(Data[i] < x)
           i++;
           while(Data[j] > x)
           j--;
           if(i <= j)
           {
                Tukar(&Data[i], &Data[j]);
                i++;
                j--;
           }
     }
     if(L < j)
     QuickSortRekursif(L, j);
     if(i < R)
     QuickSortRekursif(i, R);
}